Dalam beberapa tahun terakhir, dunia olahraga diramaikan oleh satu nama baru yang semakin sering terdengar: padel. Media sosial, komunitas olahraga, hingga pusat kebugaran mulai memperkenalkan padel sebagai olahraga raket yang seru, sosial, dan mudah dimainkan.
Banyak orang kemudian bertanya, apa itu padel, dan mengapa olahraga ini bisa berkembang begitu cepat? Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang padel, mulai dari pengertian, aturan, manfaat, hingga alasan mengapa olahraga ini menjadi viral.

Apa Itu Padel?
Padel adalah olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis dan squash, dimainkan di lapangan tertutup berdinding kaca atau tembok. Padel biasanya dimainkan dalam format ganda (dua lawan dua), sehingga menekankan kerja sama tim dan strategi.
Berbeda dengan tenis, lapangan padel lebih kecil dan dikelilingi dinding yang aktif digunakan dalam permainan, mirip dengan squash. Bola boleh memantul dari dinding setelah menyentuh lantai, sehingga reli permainan menjadi lebih panjang dan dinamis.
Karena teknik dasarnya relatif mudah dipelajari, padel sangat ramah bagi pemula dan orang yang baru mencoba olahraga raket.
Sejarah Singkat Olahraga Padel
Padel pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1960-an di Meksiko. Awalnya, olahraga ini diciptakan sebagai alternatif tenis yang bisa dimainkan di lahan terbatas. Konsep lapangan kecil dengan dinding kemudian berkembang menjadi ciri khas padel.
Dari Meksiko, padel menyebar ke Spanyol dan Argentina, dua negara yang kini dikenal sebagai pusat perkembangan padel dunia. Dalam dua dekade terakhir, padel mengalami pertumbuhan pesat di Eropa, Timur Tengah, hingga Asia.
Popularitas global inilah yang akhirnya membuat padel mulai dikenal dan dimainkan di Indonesia.
Perbedaan Padel dengan Tenis dan Squash
Meskipun terlihat mirip, padel memiliki perbedaan signifikan dibandingkan olahraga raket lainnya.
| Aspek | Padel | Tenis | Squash |
|---|---|---|---|
| Ukuran Lapangan | Lebih kecil | Lebih besar | Sangat kecil |
| Dinding | Digunakan aktif | Tidak ada | Digunakan aktif |
| Format Bermain | Ganda (umumnya) | Tunggal/ganda | Tunggal |
| Raket | Tanpa senar | Bersenar | Bersenar |
| Tingkat Kesulitan | Relatif mudah | Lebih teknis | Sangat cepat |
Perpaduan elemen tenis dan squash membuat padel unik dan mudah diadaptasi oleh berbagai kalangan.
Aturan Dasar Permainan Padel
Aturan padel cukup sederhana dan mudah dipahami, terutama bagi pemain tenis.
Sistem Skor
Sistem skor padel sama dengan tenis:
15 – 30 – 40 – game, dan dimainkan dalam set.
Servis
- Servis dilakukan di bawah pinggang
- Bola harus memantul sekali di lantai sebelum dipukul
- Servis diarahkan secara diagonal ke area lawan
Pantulan Bola
- Bola harus memantul di lantai sebelum mengenai dinding
- Bola boleh memantul dari dinding kaca setelah menyentuh lantai
- Bola tidak boleh langsung mengenai dinding tanpa pantulan lantai
Aturan ini membuat permainan lebih strategis dan mengutamakan penempatan bola.
Peralatan yang Digunakan dalam Padel
Salah satu keunikan padel adalah perlengkapannya yang berbeda dari tenis.
Raket Padel
- Tidak memiliki senar
- Terbuat dari bahan komposit
- Memiliki lubang-lubang kecil
- Lebih pendek dan padat
Bola Padel
Bola padel mirip bola tenis, tetapi:
- Tekanan udara lebih rendah
- Pantulan sedikit lebih lambat
Lapangan Padel
Lapangan padel dikelilingi kaca dan tembok, yang menjadi bagian dari permainan aktif.
Manfaat Bermain Padel untuk Kesehatan
Selain menyenangkan, padel juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
1. Meningkatkan Kebugaran Kardio
Permainan yang cepat dan reli panjang membantu meningkatkan daya tahan jantung.
2. Melatih Koordinasi dan Refleks
Pantulan bola dari dinding melatih respons cepat dan koordinasi mata-tangan.
3. Membakar Kalori
Padel dapat membakar ratusan kalori per sesi, terutama saat dimainkan secara kompetitif.
4. Rendah Risiko Cedera
Karena lapangan kecil dan tempo permainan lebih terkontrol, risiko cedera relatif lebih rendah dibanding tenis.
5. Meningkatkan Kesehatan Mental
Format permainan ganda membuat padel bersifat sosial dan membantu mengurangi stres.
Mengapa Padel Cepat Populer dan Viral?
Ada beberapa alasan mengapa padel berkembang sangat cepat:
- Mudah dipelajari oleh pemula
- Bersifat sosial dan fun
- Cocok untuk segala usia
- Konten visualnya menarik di media sosial
- Didukung komunitas dan turnamen global
Padel juga sering dianggap sebagai olahraga “lifestyle”, bukan sekadar kompetisi.
Siapa Saja yang Cocok Bermain Padel?
Padel cocok untuk:
- Pemula yang baru mulai olahraga
- Mantan pemain tenis atau squash
- Pekerja kantoran yang ingin olahraga ringan
- Orang dewasa hingga lansia aktif
- Komunitas yang ingin olahraga bareng
Karena fleksibel, padel dapat dinikmati tanpa harus memiliki latar belakang atletik.
Tips Memulai Padel untuk Pemula
Jika kamu tertarik mencoba padel, berikut beberapa tips awal:
- Mulai dengan latihan dasar dan rally ringan
- Fokus pada kontrol bola, bukan kekuatan
- Gunakan sepatu olahraga dengan grip baik
- Bermain bersama teman agar lebih santai
- Ikuti kelas pemula jika tersedia
Pendekatan santai akan membuat pengalaman bermain lebih menyenangkan.
Kesimpulan: Apakah Padel Layak Dicoba?
Padel adalah olahraga raket modern yang menggabungkan keseruan, kemudahan, dan manfaat kesehatan. Dengan aturan sederhana, format sosial, dan risiko cedera yang relatif rendah, tidak heran jika padel menjadi olahraga yang lagi viral di berbagai negara.
Jika kamu mencari aktivitas fisik yang menyenangkan sekaligus menyehatkan, padel layak masuk dalam daftar olahraga yang wajib dicoba.
